PROPOSAL
USAHA
Proposal ini disusun untuk memenuhi salah
satu tugas
dari
mata kuliah kewirausahaan
“usaha
kuliner perikanan”
BAB
I
LATAR
BELAKANG
a)
Gambaran Umum Wilayah
Wilayah kita sebagian besar masih dekat dengan daerah
pertanian dan perkebunan yang subur dan cukup air. Sehingga (SDA) sumber daya
allam yang masih memadai dapat menunjang budidaya ikan air tawar apalagi daerah
sekitar nganjuk blum termaksuk dalam kota yang berkembang jadi msih blum
terkena dampak polusi
b) Ide Usaha
Berangkat
dari krisis global yang berdampak pada perekonomian Indonesia terpuruk membuat
pendapatan menurun dan terutama hal ini lebih terasa terjadi pada industri
usaha kecil-kecilan. Turunnya harga jual produk hasil pertanian dan perkebunan
membuat makin tak berharganya produksi hasil pertanian dan mengakibatkan petani
merugi. Hal ini lah yang membuat saya mendirikan usaha budidaya ikan sebab agar
dapat menarik (SDM)
Sumber daya
manusia sebanyak-banyak nya
c) Gagasan Usaha
Untuk
mengantisipasi turunnya harga jual produk pertanian dan perkebunan serta
mempertahankan perekonomian industri rumah tangga agar tetap stabil maka perlu
adanya gagasan yang lebih luas, bermutu dan bermanfaat serta berkwalitas tinggi
yaitu dengan memanfaatkan hasil pertanian dan perkebunan dan mengolahnya
menjadi keripik buah dan sayur.
BAB III
RELEVANSI
2.1 Mengapa Usaha Kripik Buah dan Sayur
dibutuhkan?
Secara
geografis Indonesia merupakan negara agraris, tanah yang subur dengan
hamparannya yang hijau. Hal tersebut sangat mendukung Indonesia untuk
meningkatkan hasil produksi hasil pertanian dan perkebunan. Namun hasil
produksi bisa berkwalitas rendah karena adanya pengarus krisis perekonomian
yang menurun. Maka untuk menjaga agar kualitas dan komoditas hasil hasil
pertanian dan perkebunan tetap tinggi maka perlu adanya pengolahan pemanfaatan
hasil yang lebih luas dan kaya akan ide-ide atau gagasan baru salah satunya
yaitu dengan menolahnya menjadi produk kripik buah dan sayur yang berkwalitas.
2.2 Kendala/ Masalah yang Harus Dipecahkan
Untuk
mewujudkan hal tersebut dalam pengembangan dan peningkatan produk usaha kripik
buah dan sayur menjadikannya suatu produk yang berkwalitas dan berkomoditas tinggi,
kami terkendala dengan pembiayaan atau modal. Untuk itu kami sangat butuh
bantuan dari donatur atau investor dalam hal permodalan
BAB III
TINJAUAN DARI
USAHA
3.1 Tujuan yang akan dicapai
-
Menjadi
basis pemanfaatan hasil produksi pertanian dan perkebunan
-
Melalui
pemanfaatan hasil ini, terpenuhinya kebutuhan masyarakat
-
Terbentuknya
masyarakat pertani untuk menyalurkan dan memanfaatkan hasil pertanian dan
perkebunannya guna menjadikan suatu produk yang lebih lebih berkwalitas
sehingga bisa meningkatkan pendapatan para petani.
-
Menciptakan
lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan siswa yang telah tamat dari sekolah.
3.2 Manfaat utama
-
Dengan
adanya industri usaha kripik buah dan sayur ini masyarakat dan siswa memiliki
kesempatan/ peluang untuk berwirausaha dan ketrampilan tersendiri dan kemudian
bisa meningkatkan produksi kripik buah dan sayur sehingga usaha ini semakin
berkembang dan pendapatan semakin meningkat
-
Terpenuhinya
kebutuhan masyarakat sekitar dan siswa baik dalam segi ekonomi dan lapangan
kerja.
3.3 Indikator keberhasilan
a. Iklim
Secara geografis
lahan di daerah kita merupakan lahan yang subur dengan kebutuhan cukup air.
Maka cocok sekali untuk usaha pertanian dan perkebunan di daerah kita
ditingkatkan sehingga menghasilkan produksi pertanian dan perkebunan yang
melimpah
b. Aktifitas masyarakat
Aktivitas
perekonomian mahasiswa dalam usaha industri pembuatan kripik buah dan sayur
direspon oleh masyarakat luas. Mudah-mudahan dengan adanya program usaha
pembuatan kripik dan sayur ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar
khususnya bagi mahasiswa yang bergerak dalam usaha pembuatan kripik buah dan
sayur.
c. Kebutuhan pasar
Terhadap kebutuhan
pangan di masyarakat terus meningkat. Kebutuhan akan kripik buah dan sayur ini
bisa dijadikan sebagai camilan setiap hari, jajan khas dan oleh-oleh bagi
keluarga. Bagi masyarakat produk kripik buah dan sayur merupakan produk yang
memiliki ciri khas tersendiri mulai dari rasa, penampilan dan bahan. Karena
produk kripik buah dan sayur diproses secara alami langsung dari buah dan sayur
segar sehingga menghasilkan produk yang berkualitas tinggi dan tanpa adanya
bahan pengawet atau perasa. Sehingga permintaan akan kripik buah dan sayur
semakin meningkat.
d. Bahan baku usaha
Sebagian besar
daerah kita dekat dengan masyarakat yang bergerak di bidang pertanian dan
perkebunan. Sehingga sangat mudah sekali untuk memperoleh bahan baku yang asli
dan alami.
e. Tenaga pengelola
Untuk usaha
pembuatan kripik buah dan sayur ini dikelola oleh tenaga terampil yaitu
sekelompok mahasiswa yang dibantu oleh beberapa anggota masyarakat dan dalam
pengejaannya dilengkapi dengan fasilitas mesin penggoreng
BAB IV
AKTIVITAS KEGIATAN USAHA
4.1 Metodologi pembuatan produk
a. Alasan kami memilih usaha kripik buah dan
sayur
-
Bahan
baku mudah diperoleh
-
Kuntungan
mencapai 100%, harga jual keripik buah mencapai Rp. 65.000 – Rp.110.000/ kg
-
Balik
modal cepat (4-6 bulan)
-
Pasar
terbuka lebar, bahkan peluang ekspor sangat besar
-
Proses
produksi dan pengelolaan usaha sangat gampang
b. Langkah membuat
-
Kupas
buah, iris sesai yang anda inginkan
-
Masukkan
buah ke mesin
-
Keripik
buah akan matang selama 45-60 menit
(tanpa bahan tambahan, tanpa
bahan pengewet)
§ Peralatan
-
Mesin
vacuum frying/ penggorengan fakum
Fungsi : sebagai tempat
penggorengan
-
Mesin
spiner
Fungsi : menghilangkan
kandungan minyak dalam kripik setelah digoreng
-
Mesin
pengemas
Fungsi : mengemas kripik dalam
kemasan plastik
§ Cara kerja mesin vacuum frying/
penggorengan hampa
Buah/ sayur digoreng pada
mesin vacumm frying dengan medium minyak goreng. Pemanasan minyak goreng
disetting pada suhu rendah (80-85oC). Pemasanasan ini menggunakan
bahan bakar LPG. Untuk mempercepat penggorengan, maka dilakukan penyedotan.
Pemvakuman ini menggunakan pompa khusus, dengan tenaga listrik.
Suhu penggorengan terkontrol
otomatis (80-85oC). Suhu yang terjaga rendah ini menjadikan produk
anda tidak gosong, sehingga warnanya sesuai aslinya. Suhu juga bisa diturunkan
maupun dinaikkan. Misalnya saja jika ingin menggoreng bahan lain yang suhunya
lebih rendah ataupun yang lebih tinggi.
§ Kelebihan usaha kripik buah dan sayur
-
Nutrisi
tidak hilang, karena digoreng pada suhu rendah (80-85oC) disertai
pemvakuman
-
Warna
tidak berubah dan tidak gosong dan perasa
-
Kripik
renyah dan nikmat
c. Rincian biaya
Modal usaha
Harga mesin PV 15 kg Rp. 19.000.000,00
Biaya produksi
Biaya tetap – gaji karyawan (1) Rp. 1.000.000,00
Biaya tidak tetap (perbulan, 25 hari kerja)
- Bahan baku (buah nangka) @ 500 x 8 x 25 Rp. 2.000.000,00
- minyak goreng (tiap goreng 1/8 lt) 6000/lt Rp. 150.000,00
- LPG (12 kg) satu bulan 8 tabung @ Rp. 550.000 Rp. 440.000,00
- Penyusutan mesin 10% 1 tahun 1,9 juta Rp. 158.000,00
- Lain-lain Rp. 200.000,00
Total Rp. 2.948.000,00
Total biaya produksi Rp.
3.948.000,00
§ Penjualan perbulan
Harga keripik nangka dari
produsen Rp. 50.000/ kg (tanpa kemasan)
Penjualan perbulan 200 kg x
Rp. 50.000 = Rp. 10.000.000,00
§ Keuntungan perbulan
Keuntungan = penjualan – biaya produksi
= Rp. 10.000-000,00 –
Rp. 3.948.000,00
= Rp. 6.052.000,00 per
bulan
Keuntungan
per kg keripik = Rp. 6.052.000,00/200 = Rp. 30.260,00
§ Perhitungan BEP
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Hasil
pertanian dan perkebunan seperti nangka, nanas, apel, wortel, salak, mangga dan
lain-lain ternyata bisa ditingkatkan menjadi produksi berkomoditas atau
berkualitas tinggi. Selain dapat memenuhi kebutuhan masyarakat juga membuka
peluang usaha bagi masyarakat untuk berwirausaha
5.2 Kritik dan Saran
Dalam
penyusunan proposal ini, penyusun banyak mengalami kendala, maka penyusun
sangat mengharapkan adanya kritik dan saran demi penyempurnaan proposal ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar