PROPOSAL
USAHA
Proposal ini disusun untuk
memenuhi salah satu tugas
dari mata pelajaran kewirausahaan
(ibu.nur qoiriah)

“bronis
tepung jagung 1993”
Karangan:
Heru surya setiawan (……………….)
XII-akuntansi
BAB I
LATAR BELAKANG
a) Gambaran Umum Wilayah
Wilayah kita sebagian besar masih
dekat dengan daerah pertanian dan perkebunan yang subur dan cukup air. Sehingga
(SDA) sumber daya allam yang masih memadai sehingga hasil pertanian pun juga
masih banyak dan melimpah
b) Ide Usaha
Berangkat
dari krisis global yang berdampak pada perekonomian Indonesia terpuruk membuat
pendapatan menurun dan terutama hal ini lebih terasa terjadi pada industri
usaha kecil-kecilan. Turunnya harga jual produk hasil pertanian dan perkebunan
membuat makin tak berharganya produksi hasil pertanian dan mengakibatkan petani
merugi. Hal ini lah yang membuat saya mendirikan usaha budidaya ikan sebab agar
dapat menarik (SDM) umber daya manusia sebanyak-banyak nya
c) Gagasan Usaha
Untuk
mengantisipasi turunnya harga jual produk pertanian dan perkebunan serta
mempertahankan perekonomian industri rumah tangga agar tetap stabil maka perlu
adanya gagasan yang lebih luas, bermutu dan bermanfaat serta berkwalitas tinggi
yaitu dengan memanfaatkan hasil pertanian dan perkebunan dan mengolahnya
menjadi bronis tepung jagung
BAB III
RELEVANSI
2.1 Mengapa Usaha bronis tepung jagung?
Secara
geografis Indonesia merupakan negara agraris, tanah yang subur dengan
hamparannya yang hijau. Hal tersebut sangat mendukung Indonesia untuk
meningkatkan hasil produksi hasil pertanian dan perkebunan. Namun hasil
produksi bisa berkwalitas rendah karena adanya pengarus krisis perekonomian
yang menurun. Maka untuk menjaga agar kualitas dan komoditas hasil hasil
pertanian dan perkebunan tetap tinggi maka perlu adanya pengolahan pemanfaatan
hasil yang lebih luas dan kaya akan ide-ide atau gagasan baru salah satunya
yaitu dengan mengolahnya menjadi
produk bronis tepung jagung yang berkwalitas.
2.2 Kendala/ Masalah yang
Harus Dipecahkan
Untuk
mewujudkan hal tersebut dalam pengembangan dan peningkatan produk usaha bronis tepung jagung menjadikannya suatu
produk yang berkwalitas dan berkomoditas tinggi, kami terkendala dengan
pembiayaan atau modal. Untuk itu kami sangat butuh bantuan dari donatur atau
investor dalam hal permodalan
BAB III
TINJAUAN DARI USAHA
3.1 Tujuan yang akan dicapai
-
Menjadi
basis pemanfaatan hasil produksi pertanian dan perkebunan
-
Melalui
pemanfaatan hasil ini, terpenuhinya kebutuhan masyarakat
-
Terbentuknya
masyarakat pertani untuk menyalurkan dan memanfaatkan hasil
pertanian dan
perkebunannya guna menjadikan suatu produk yang lebih lebih berkwalitas
sehingga bisa meningkatkan pendapatan para petani.
-
Menciptakan
lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan siswa yang telah tamat
Dari sekolah
3.2 Manfaat utama
-
Dengan
adanya industri usaha bronis jagung ini masyarakat dan siswa memiliki kesempatan/
peluang untuk berwirausaha dan ketrampilan tersendiri dan kemudian bisa
meningkatkan produksi bronis
jagung sehingga usaha ini semakin berkembang dan pendapatan semakin meningkat
-
Terpenuhinya
kebutuhan masyarakat sekitar dan siswa baik dalam segi ekonomi dan lapangan
kerja.
3.3 Indikator keberhasilan
a. Iklim
Secara
geografis lahan di daerah kita merupakan lahan yang subur dengan kebutuhan
cukup air. Maka cocok sekali untuk usaha pertanian di daerah kita ditingkatkan
sehingga menghasilkan produksi pertanian yang melimpah
b. Aktifitas
masyarakat
Aktivitas
perekonomian mahasiswa dalam usaha industri pembuatan bronis sayur
direspon oleh masyarakat luas. Mudah-mudahan
dengan adanya program usaha pembuatan bronis tepung jagung ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar
khususnya bagi mahasiswa yang bergerak dalam usaha pembuatan bronios tepung jagung
c. Kebutuhan pasar
Terhadap
kebutuhan pangan di masyarakat terus meningkat. Kebutuhan akan bronis tepung jagung ini bisa dijadikan sebagai camilan setiap
hari, jajan khas dan oleh-oleh bagi keluarga. Bagi masyarakat produk bronis tepung jagung merupakan produk yang
memiliki ciri khas tersendiri mulai dari rasa, penampilan dan bahan. Karena
produk bronis tepung jagung diproses secara
alami langsung dari jagung segar sehingga
menghasilkan produk yang berkualitas tinggi dan tanpa adanya bahan pengawet
atau perasa. Sehingga permintaan akan bronis tepung jagung semakin meningkat.
d. Bahan baku usaha
Sebagian
besar daerah kita dekat dengan masyarakat yang bergerak di bidang pertanian.
Sehingga sangat mudah sekali untuk memperoleh bahan baku yang asli dan alami.
e. Tenaga pengelola
Untuk
usaha pembuatan bronis tepung
jagung ur ini dikelola oleh tenaga terampil dan anggota masyarakat dan
dalam pengejaannya dilengkapi dengan fasilitas mesin oven
BAB IV
AKTIVITAS KEGIATAN
USAHA
4.1 Metodologi pembuatan
produk
a. Alasan kami
memilih usaha bronis tepung jagung
-
Bahan
baku mudah diperoleh
-
Kuntungan
mencapai 100%, harga jual bronis
tepung jagung
Mencapai 35.000-40.000/bungkus
-
Balik
modal cepat (4-6 bulan)
-
Pasar
terbuka lebar, bahkan peluang ekspor sangat besar
-
Proses
produksi dan pengelolaan usaha sangat gampang
b. Langkah membuat
-
coklat keju lelehkan
-
kocok telur dan gula hingga kental
-
masukan tepung jagung.coklat,dan
baking powder sambil di aduk rata
-
tuang adonan ke loyang debgan ukuran 11 x 22 yang di olesi margarin dan
kertas
roti
- oven dalam oven pada suhu 160cc
§ Peralatan
Oven:
Fungsi memanggang roti
Loyang:
Membentuk/tempat adonan di oven
Alat pres:
Untuk mengemas bolu
Mixer:
Untuk mengaduk adonan
Baskom:
Membuat adonan dan kocokan telur dll
§ Kelebihan usaha bronis tepung jagung
-
Nutrisi
tidak hilang,
-
terhindar dari pengawet
-
lebih bergizi
-
harga ekonomis
c. Rincian biaya
Modal usaha
Haraga mesin selep Rp. 2.500.000.00
Harga mesin mixer Rp. 300.000.00
Biaya produksi
Biaya tetap – gaji
karyawan (1) Rp. 1.000.000,00
Biaya tidak tetap
(perbulan, 25 hari kerja)
- Bahan baku jagung/ton Rp. 2.000.000.00
- coklat per kg Rp. 75.000
- keju1/4 kg Rp. 25.000
- Penyusutan mesin
10% 1 tahun 1,9 juta Rp. 158.000,00
- Lain-lain Rp. 200.000,00
Total Rp. 2.300.000.00
Total biaya produksi Rp.
8.000.000
§ Penjualan perbulan
Harga keripik nangka dari
produsen Rp. 50.000/kemasan
Penjualan perbulan 500 x 25.000 = Rp12.500.000
§ Keuntungan perbulan
Keuntungan = penjualan – biaya
produksi
=
Rp. 12.500.000 – Rp. 8.000.000
=
Rp. 4.500.000 bulan
Keuntungan per bungkus = Rp. 4.500.000/500=9.000
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Hasil
pertanian dan perkebunan seperti jagungdan lain-lain
ternyata bisa ditingkatkan menjadi produksi berkomoditas atau berkualitas
tinggi. Selain dapat memenuhi kebutuhan masyarakat juga membuka peluang usaha
bagi masyarakat untuk berwirausaha
5.2 Kritik dan Saran
Dalam
penyusunan proposal ini, penyusun banyak mengalami kendala, maka penyusun
sangat mengharapkan adanya kritik dan saran demi penyempurnaan proposal ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar