PROPOSAL USAHA
Proposal ini
disusun untuk memenuhi salah satu tugas
dari mata pelajaran kewirausahaan
(nurin qoiriah)

“bronis
tepung jagung”
Karangan
Heru surya setiawan
XII-akuntansi
BAB I
LATAR BELAKANG
a)
Gambaran
Umum Wilayah
Wilayah kita sebagian besar masih
dekat dengan daerah pertanian dan perkebunan yang subur dan cukup air. Sehingga
(SDA) sumber daya allam yang masih memadai sehingga hasil pertanian pun juga
masih banyak dan melimpah
b) Ide Usaha
Berangkat dari
krisis global yang berdampak pada perekonomian Indonesia terpuruk membuat
pendapatan menurun dan terutama hal ini lebih terasa terjadi pada industri
usaha kecil-kecilan. Turunnya harga jual produk hasil pertanian dan perkebunan
membuat makin tak berharganya produksi hasil pertanian dan mengakibatkan petani
merugi. Hal ini lah yang membuat saya mendirikan usaha budidaya ikan sebab agar
dapat menarik (SDM)
Sumber daya
manusia sebanyak-banyak nya
c) Gagasan Usaha
Untuk mengantisipasi
turunnya harga jual produk pertanian dan perkebunan serta mempertahankan
perekonomian industri rumah tangga agar tetap stabil maka perlu adanya gagasan
yang lebih luas, bermutu dan bermanfaat serta berkwalitas tinggi yaitu dengan
memanfaatkan hasil pertanian dan perkebunan dan mengolahnya menjadi bronis
tepung jagung
BAB III
RELEVANSI
2.1 Mengapa Usaha bronis tepung jagung?
Secara
geografis Indonesia merupakan negara agraris, tanah yang subur dengan
hamparannya yang hijau. Hal tersebut sangat mendukung Indonesia untuk
meningkatkan hasil produksi hasil pertanian dan perkebunan. Namun hasil
produksi bisa berkwalitas rendah karena adanya pengarus krisis perekonomian
yang menurun. Maka untuk menjaga agar kualitas dan komoditas hasil hasil
pertanian dan perkebunan tetap tinggi maka perlu adanya pengolahan pemanfaatan
hasil yang lebih luas dan kaya akan ide-ide atau gagasan baru salah satunya
yaitu dengan mengolahnya menjadi
produk bronis
tepung jagung yang berkwalitas.
2.2 Kendala/
Masalah yang Harus Dipecahkan
Untuk
mewujudkan hal tersebut dalam pengembangan dan peningkatan produk usaha bronis
tepung jagung menjadikannya suatu produk yang
berkwalitas dan berkomoditas tinggi, kami terkendala dengan pembiayaan atau
modal. Untuk itu kami sangat butuh bantuan dari donatur atau investor dalam hal
permodalan
BAB III
TINJAUAN DARI USAHA
3.1 Tujuan yang akan dicapai
-
Menjadi basis pemanfaatan hasil produksi pertanian dan perkebunan
-
Melalui pemanfaatan hasil ini, terpenuhinya kebutuhan masyarakat
-
Terbentuknya masyarakat pertani untuk menyalurkan dan memanfaatkan hasil
pertanian dan perkebunannya guna menjadikan suatu produk yang lebih lebih
berkwalitas sehingga bisa meningkatkan pendapatan para petani.
-
Menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan siswa yang telah tamat
dari sekolah.
3.2 Manfaat utama
-
Dengan adanya industri usaha bronis jagung ini masyarakat dan siswa memiliki kesempatan/ peluang untuk berwirausaha
dan ketrampilan tersendiri dan kemudian bisa meningkatkan produksi bronis
jagung sehingga usaha ini semakin berkembang dan
pendapatan semakin meningkat
-
Terpenuhinya kebutuhan masyarakat sekitar dan siswa baik dalam segi ekonomi
dan lapangan kerja.
3.3 Indikator keberhasilan
a. Iklim
Secara
geografis lahan di daerah kita merupakan lahan yang subur dengan kebutuhan
cukup air. Maka cocok sekali untuk usaha pertanian di daerah kita ditingkatkan
sehingga menghasilkan produksi pertanian yang melimpah
b. Aktifitas masyarakat
Aktivitas
perekonomian mahasiswa dalam usaha industri pembuatan bronis sayur
direspon oleh masyarakat luas. Mudah-mudahan
dengan adanya program usaha pembuatan bronis tepung jagung ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar khususnya bagi mahasiswa
yang bergerak dalam usaha pembuatan bronios tepung jagung
c.
Kebutuhan pasar
Terhadap
kebutuhan pangan di masyarakat terus meningkat. Kebutuhan akan bronis tepung jagung ini bisa dijadikan sebagai camilan setiap
hari, jajan khas dan oleh-oleh bagi keluarga. Bagi masyarakat produk bronis
tepung jagung merupakan produk yang memiliki
ciri khas tersendiri mulai dari rasa, penampilan dan bahan. Karena produk bronis
tepung jagung diproses secara alami langsung
dari jagung segar sehingga menghasilkan produk yang berkualitas tinggi dan tanpa
adanya bahan pengawet atau perasa. Sehingga permintaan akan bronis
tepung jagung semakin meningkat.
d. Bahan baku usaha
Sebagian besar
daerah kita dekat dengan masyarakat yang bergerak di bidang pertanian. Sehingga
sangat mudah sekali untuk memperoleh bahan baku yang asli dan alami.
e.
Tenaga pengelola
Untuk usaha
pembuatan bronis tepung jagung ur ini dikelola
oleh tenaga terampil dan anggota masyarakat dan dalam pengejaannya dilengkapi dengan fasilitas mesin
oven
BAB IV
AKTIVITAS
KEGIATAN USAHA
4.1 Metodologi pembuatan produk
a. Alasan kami memilih usaha bronis tepung jagung
-
Bahan baku mudah diperoleh
- Kuntungan mencapai 100%, harga jual bronis tepung jagung mencapai Rp.20.000–
Rp.45.000
- Balik modal cepat (4-6 bulan)
- Pasar terbuka lebar, bahkan peluang ekspor sangat besar
- Proses produksi dan pengelolaan usaha sangat gampang
b. Langkah membuat
- coklat keju
lelehkan
- kocok telur
dan gula hingga kental
- masukan
tepung jagung.coklat,dan baking powder sambil di aduk rata
- tuang adonan ke loyang debgan ukuran 11 x
22 yang di olesi margarin dan kertas roti
- oven dalam oven pada suhu 160cc
§ Peralatan
- oven
- fungsi: memenggang
- mixser
Fungsi : untuk
mengaduk adonan
- Mesin pengemas
Fungsi : mengemas bronis
tepung jagung dalam kemasan plastik
§ Kelebihan usaha bronis
tepung jagung
- Nutrisi tidak hilang,
- terhindar
dari pengawet
- lebih
bergizi
- harga ekonomis
c. Rincian biaya
Modal usaha
Haraga mesin selep Rp. 2.500.000.00
Harga mesin mixer Rp. 300.000.00
Biaya produksi
Biaya tetap – gaji karyawan (1) Rp. 1.000.000,00
Biaya tidak tetap (perbulan, 25 hari kerja)
- Bahan baku jagung/ton Rp. 2.000.000.00
- coklat per
kg Rp. 75.000
- keju1/4 kg Rp. 25.000
- Penyusutan mesin 10% 1 tahun 1,9 juta Rp. 158.000,00
- Lain-lain Rp. 200.000,00
Total Rp. 2.300.000.00
Total biaya
produksi Rp.
8.000.000
§ Penjualan perbulan
Harga keripik nangka dari
produsen Rp. 50.000/kemasan
Penjualan perbulan 500 x 50.000 = Rp. 25.000.000
§ Keuntungan perbulan
Keuntungan = penjualan – biaya
produksi
=
Rp. 25.000.000 – Rp. 8.000.000
=
Rp. 17.000.000 per bulan
Keuntungan per bungkus = Rp. 17.000.000/500 = Rp. 34.000.000
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Hasil pertanian
dan perkebunan seperti jagungdan lain-lain
ternyata bisa ditingkatkan menjadi produksi berkomoditas atau berkualitas
tinggi. Selain dapat memenuhi kebutuhan masyarakat juga membuka peluang usaha
bagi masyarakat untuk berwirausaha
5.2 Kritik dan
Saran
Dalam
penyusunan proposal ini, penyusun banyak mengalami kendala, maka penyusun
sangat mengharapkan adanya kritik dan saran demi penyempurnaan proposal ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar