Selasa, 26 Februari 2013


                          

PROPOSAL USAHA

Proposal ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas
dari mata pelajaran kewirausahaan
(nurin qoiriah)

“bronis tepung jagung”


Karangan
Heru surya setiawan
XII-akuntansi










BAB I
LATAR BELAKANG

a)      Gambaran Umum Wilayah
Wilayah kita sebagian besar masih dekat dengan daerah pertanian dan perkebunan yang subur dan cukup air. Sehingga (SDA) sumber daya allam yang masih memadai sehingga hasil pertanian pun juga masih banyak dan melimpah

b)     Ide Usaha
Berangkat dari krisis global yang berdampak pada perekonomian Indonesia terpuruk membuat pendapatan menurun dan terutama hal ini lebih terasa terjadi pada industri usaha kecil-kecilan. Turunnya harga jual produk hasil pertanian dan perkebunan membuat makin tak berharganya produksi hasil pertanian dan mengakibatkan petani merugi. Hal ini lah yang membuat saya mendirikan usaha budidaya ikan sebab agar dapat menarik (SDM)
Sumber daya manusia sebanyak-banyak nya
c)      Gagasan Usaha
Untuk mengantisipasi turunnya harga jual produk pertanian dan perkebunan serta mempertahankan perekonomian industri rumah tangga agar tetap stabil maka perlu adanya gagasan yang lebih luas, bermutu dan bermanfaat serta berkwalitas tinggi yaitu dengan memanfaatkan hasil pertanian dan perkebunan dan mengolahnya menjadi bronis tepung jagung




BAB III
RELEVANSI


2.1   Mengapa Usaha bronis tepung jagung?
Secara geografis Indonesia merupakan negara agraris, tanah yang subur dengan hamparannya yang hijau. Hal tersebut sangat mendukung Indonesia untuk meningkatkan hasil produksi hasil pertanian dan perkebunan. Namun hasil produksi bisa berkwalitas rendah karena adanya pengarus krisis perekonomian yang menurun. Maka untuk menjaga agar kualitas dan komoditas hasil hasil pertanian dan perkebunan tetap tinggi maka perlu adanya pengolahan pemanfaatan hasil yang lebih luas dan kaya akan ide-ide atau gagasan baru salah satunya yaitu dengan mengolahnya menjadi produk bronis tepung jagung yang berkwalitas.



2.2   Kendala/ Masalah yang Harus Dipecahkan
Untuk mewujudkan hal tersebut dalam pengembangan dan peningkatan produk usaha bronis tepung jagung menjadikannya suatu produk yang berkwalitas dan berkomoditas tinggi, kami terkendala dengan pembiayaan atau modal. Untuk itu kami sangat butuh bantuan dari donatur atau investor dalam hal permodalan




BAB III
TINJAUAN DARI USAHA
     
3.1   Tujuan yang akan dicapai
-          Menjadi basis pemanfaatan hasil produksi pertanian dan perkebunan
-          Melalui pemanfaatan hasil ini, terpenuhinya kebutuhan masyarakat
-          Terbentuknya masyarakat pertani untuk menyalurkan dan memanfaatkan hasil pertanian dan perkebunannya guna menjadikan suatu produk yang lebih lebih berkwalitas sehingga bisa meningkatkan pendapatan para petani.
-          Menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan siswa yang telah tamat dari sekolah.



3.2   Manfaat utama
-          Dengan adanya industri usaha bronis jagung ini masyarakat dan siswa memiliki kesempatan/ peluang untuk berwirausaha dan ketrampilan tersendiri dan kemudian bisa meningkatkan produksi bronis jagung sehingga usaha ini semakin berkembang dan pendapatan semakin meningkat
-          Terpenuhinya kebutuhan masyarakat sekitar dan siswa baik dalam segi ekonomi dan lapangan kerja.

3.3   Indikator keberhasilan
a.      Iklim
Secara geografis lahan di daerah kita merupakan lahan yang subur dengan kebutuhan cukup air. Maka cocok sekali untuk usaha pertanian di daerah kita ditingkatkan sehingga menghasilkan produksi pertanian yang melimpah
b.      Aktifitas masyarakat
Aktivitas perekonomian mahasiswa dalam usaha industri pembuatan bronis sayur
 direspon oleh masyarakat luas. Mudah-mudahan dengan adanya program usaha pembuatan bronis tepung jagung ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar khususnya bagi mahasiswa yang bergerak dalam usaha pembuatan bronios tepung jagung


c.       Kebutuhan pasar
Terhadap kebutuhan pangan di masyarakat terus meningkat. Kebutuhan akan bronis tepung jagung ini bisa dijadikan sebagai camilan setiap hari, jajan khas dan oleh-oleh bagi keluarga. Bagi masyarakat produk bronis tepung jagung merupakan produk yang memiliki ciri khas tersendiri mulai dari rasa, penampilan dan bahan. Karena produk bronis tepung jagung diproses secara alami langsung dari jagung segar sehingga menghasilkan produk yang berkualitas tinggi dan tanpa adanya bahan pengawet atau perasa. Sehingga permintaan akan bronis tepung jagung semakin meningkat.

d.      Bahan baku usaha
Sebagian besar daerah kita dekat dengan masyarakat yang bergerak di bidang pertanian. Sehingga sangat mudah sekali untuk memperoleh bahan baku yang asli dan alami.

e.       Tenaga pengelola
Untuk usaha pembuatan bronis tepung jagung ur ini dikelola oleh tenaga terampil   dan anggota masyarakat dan dalam pengejaannya dilengkapi dengan fasilitas mesin oven

BAB IV
AKTIVITAS KEGIATAN USAHA

4.1   Metodologi pembuatan produk
a.       Alasan kami memilih usaha bronis tepung jagung
-          Bahan baku mudah diperoleh
-          Kuntungan mencapai 100%, harga jual bronis tepung jagung mencapai Rp.20.000
       Rp.45.000
-          Balik modal cepat (4-6 bulan)
-          Pasar terbuka lebar, bahkan peluang ekspor sangat besar
-          Proses produksi dan pengelolaan usaha sangat gampang
b.      Langkah membuat
-          coklat keju lelehkan
-          kocok telur dan gula hingga kental
-          masukan tepung jagung.coklat,dan baking powder sambil di aduk rata
-      tuang adonan ke loyang debgan ukuran 11 x 22 yang di olesi margarin dan kertas roti
-      oven dalam oven pada suhu 160cc
§  Peralatan
-          oven
-      fungsi: memenggang
-          mixser
Fungsi : untuk mengaduk adonan
-          Mesin pengemas
Fungsi : mengemas bronis tepung jagung dalam kemasan plastik
§  Kelebihan usaha bronis tepung jagung
 -          Nutrisi tidak hilang,
-          terhindar dari pengawet
-          lebih bergizi
-      harga ekonomis







c.       Rincian biaya
Modal usaha
Haraga mesin selep                                                                 Rp.       2.500.000.00
Harga mesin mixer                                                                   Rp.        300.000.00
Biaya produksi
Biaya tetap – gaji karyawan (1)                                               Rp.     1.000.000,00
Biaya tidak tetap (perbulan, 25 hari kerja)
- Bahan baku jagung/ton                                                         Rp.     2.000.000.00
- coklat per kg                                                                          Rp.               75.000
- keju1/4 kg                                                                              Rp.               25.000
- Penyusutan mesin 10% 1 tahun 1,9 juta                               Rp.        158.000,00
- Lain-lain                                                                                Rp.        200.000,00
Total                                                                                        Rp.     2.300.000.00
Total biaya produksi                                                                Rp.          8.000.000
§  Penjualan perbulan
Harga keripik nangka dari produsen Rp. 50.000/kemasan
Penjualan perbulan 500 x 50.000 = Rp. 25.000.000
§  Keuntungan perbulan
Keuntungan                        = penjualan – biaya produksi
                                            = Rp. 25.000.000 – Rp. 8.000.000
                                            = Rp. 17.000.000 per bulan
Keuntungan per bungkus = Rp. 17.000.000/500 = Rp. 34.000.000













BAB V
PENUTUP

      5.1   Kesimpulan
Hasil pertanian dan perkebunan seperti jagungdan lain-lain ternyata bisa ditingkatkan menjadi produksi berkomoditas atau berkualitas tinggi. Selain dapat memenuhi kebutuhan masyarakat juga membuka peluang usaha bagi masyarakat untuk berwirausaha

5.2   Kritik dan Saran
Dalam penyusunan proposal ini, penyusun banyak mengalami kendala, maka penyusun sangat mengharapkan adanya kritik dan saran demi penyempurnaan proposal ini.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar